My Digital Portfolio : Day 2




Materi 7 : Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi

Pemateri    : Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes. 

Moderator :  Iis Noventi, S.Kep., Ns., M.Kep


Pentingnya Kualitas Diri dan Perilaku Sehari-hari

 Keterampilan yang dibutuhkan sekarang bukan cuma menghafal, tapi juga bisa membuat solusi masalah dan kerja sama dengan AI. Jika kita tidak mau atau tidak mampu, kita bisa terpinggirkan. Orang yang sukses adalah yang mau belajar, kritis, dan teliti.

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan lingkungan. Tujuannya adalah mencegah kecelakaan, melindungi lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Ini juga termasuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan cita-cita Indonesia Emas 2045.


Setelah kita tau tujuan dari Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan lingkungan  kita harus bisa lebih peka terhadap sekitar. Kita juga harus mengenali bahaya-bahaya yang ada di sekitar kita. Ternyata, bahaya bisa ada di mana saja, bahkan di rumah atau kos. Contohnya, korsleting listrik, keracunan, atau kebocoran gas. Kita harus tahu potensi bahaya ini supaya bisa mengendalikannya.


Pencegahan dan Solusi

Prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yang mirip dengan 5S dalam bahasa Jepang. Prinsip ini bisa diterapkan di mana saja, termasuk di rumah. 

Ada juga prinsip lain seperti 5R untuk mengurangi sampah plastik (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot).

Adapula Prinsip 5A yang mencakup beberapa hal: 

  • Adab (etika), 
  • Amanah Data (jaga data pribadi)
  • Akurasi (cek kebenaran)
  • Akses (mempermudah semua orang)
  • Akuntabilitas (tahu batas bantuan AI)


Materi 5 : Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi

Pemateri    : Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H.

Moderator : Difran Nobel Bistara, S.Kep., Ns., M.Kep


Apa itu Korupsi?

1. Menggunakan fasilitas, kewenangan, keuangan rakyat untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok, parpol nya.

2. Asumsi bagi koruptor jabatan, kekuasaan dan keuangan negara adalah kesempatan untuk sewenang-wenang.

3. Asumsi bagi rekan, saudara dan kawan yang menajabat adalah pintu untuk mendapatkan pengutamaan.

4. Minta bantuan terdistrasi minta didahulukan, minta untuk tidak laksanakan aturan atau bahkan dilanggar.


United Nation ConventionAgainst Corruption(UNCAC) / UU no. 7 Tahun 2006

Menjelaskan bagaimana dampak dari korupsi

 1. Merusak harga, pasar, dan persaingan usaha yang sehat

 2. Pelanggaran HAM

 3. Menyebabkan kejahatan lain berkembang

 4. Merusak proses demokrasi

 5. Meruntuhkan hukum

 6. Menurunkan kualitan hidup


Korupsi bisa menyebabkan hal yang merugikan. Oleh karena itu, kita harus mengenali korupsi agar bisa menghindarinya sebagai berikut : 

 1. Kerugian keuangan negara

 2. Suap-menyuap

 3. Penggelapan dalam jabatan

 4. Pemerasan

 5. Perbuatan curang

 6. Konflik kepentingan dalam pengadaan

 7. Gratifikasi


Selain itu, kita harus memiliki karakter patriotis bangsa agar kita bisa mengontrol diri ataupun mencegah untuk antisipasi korupsi, diantaranya sebagai berikut : 

1. Kecintaan pada tanah air dan rakyat

2. Kerelaan pengorbanan tenaga, harta dan jiwa

3. Kesatuan dalam keagaamaan berbangsa

4. Saling menghargai dan solidaritas

5. Kesederhanaan

6. Kemandirian


Adapula strategi pemberantasan korupsi agar kita tau apa yang harus dilakukan untuk tindakan pencegahan, diantaranya sebagai berikut : 

1. Penindakan

2. Perbaikan sistem

3. Edukasi dan kampanye

4. Peran serta masyarakat



Materi 6 : Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja AnNahdliyah

Pemateri    : KH Ma'ruf Khozin

Moderator : Dr.Muhammad Syaikhon, S.HI., M.H.I.


Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) secara inheren diposisikan sebagai penerus dan pewaris tradisi keilmuan serta keagamaan Aswaja An-Nahdliyah, mengingat universitas ini didirikan dan berafiliasi langsung dengan Nahdlatul Ulama (NU)—organisasi Islam terbesar di Indonesia yang menjadi rujukan utama paham Aswaja An-Nahdliyah. 

Ahlussunnah wal jamaah merupakan istilah yang terbentuk dari tiga komponen

  1. Ahlum : pengikut
  2. Al- Sunnah 
  3. Al - jama'ah

a. Sunah artinya jalan

b. Secara syar'i adalah jalan yang di ridhai oleh Allah swt. yang menjadi pijakan dalam agama, dan telah ditempuh oleh Rasulullah Saw. atau orang yang menjadi panutan dalam agama seperti sahabat.

Akidah (iman)      : Asy'ari, Maturidi

Fikih (islam)         : Hanafi, Maliki, Syafii, Hanbali

Akhlak (tasawuf) : Al-Junaid, Al-Ghazali

Adapula bagaimana pola pikir dan sikap orang NU :

  1. Tawasuth (pola pikir moderat)
  2. Tawazun (seimbang)
  3. I'tidal (moderat)
  4. Tasamuh (pola pikir toleran)

Ada beberapa hal yang biasa dilakukan oleh orang NU di anggap bid'ah oleh orang lain. Namun, nyatanya hal- hal tersebut di dasari oleh hadis, diantaranya sebagai berikut : 

  1. Doa Qunut : "Nabi Muhammad SAW senantiasa melakukan qunut pada sholat subuh sampai beliau meninggsl dunia." (HR. Ahmad)
  2. Membaca Yasin pada malam Jumat : "Barangsiapa membaca di malam jumat Surat Hamim ad-Dukhan dan surat Yasin maka Allah mengampuni-nya di pagi hari." (HR. Baihaqi dan Abu Ya'al)
  3. Ngaji di makam : "Al-Khallal menyebutkan bahwa jika ada diantara sahabat Ansor yang wafat, maka mereka bergantian ke makamnya, membaca Al-Quran di dekatnya." (Ibnu Qayyim, ar-Ruh 1/11)
  4. Ziarah Kubur : "Saya (Aisyah) berjalan di belakang Nabi, hingga Nabi sampai di makam Baqi', lalu berdiri lama, kemudian mengangkat kedua tangannya, sebanyak 3 kali." (HR. Muslim)

Kita sebagai warga negara kebangsaan Indonesia, kita harus cinta tanah air Indonesia seperti yang Nabi contohkan dengan doa untuk cinta tanah kelahirannya di Madinah : "Ya Allah, jadikan kami cinta Madinah, sebagai-mana cinta kami kepada Makkah, atau melebihi Makkah." (HR al- Bukhari)


Mahasiswa UNUSA bukan sekadar penuntut ilmu, melainkan kader peradaban yang dituntut untuk:

  • Menginternalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam kehidupan pribadi.
  • Mengimplementasikan prinsip moderat, toleran, dan maslahah dalam bermasyarakat.
  • Mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.

Dengan demikian, mereka menjadi jembatan antara warisan ulama Nusantara dan masa depan Indonesia yang berkeadilan, beradab, dan berkepribadian Islam. Seperti dikatakan KH. Hasyim Asy'ari: "NU itu tugasnya nguri-uri (melestarikan) yang shalih dan ngembangke (mengembangkan) yang aswaja." Mahasiswa UNUSA adalah garda terdepan dalam misi ini.


website unusa       : https://unusa.ac.id/

website fakuktas : fk.unusa.ac.id

website sosial media unusa :

- Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb 

 - Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/

 - Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official

 - Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en

 - Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official



  





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Berita (Opening Ceremony 5th Brave Program: Angkat Isu Kesehatan dan Air Bersih Global)

My Digital Portfolio : Day 1